Sunday, January 17

Finding Helvetica...


Setelah nonton film dokumenter Helvetica, jadi tertarik untuk mengamati font-font yang ada di jalanan.. Di film dokumenter tersebut di katakan bahwa "helvetica is everywhere."but...

Wednesday, January 13

Question and Answer


Q: apa kenyataan ttg hidup yang paling sulit lo terima? by indradanarief via formspring.me

A:
  • Bahwa menjadi orang baik itu tidak gampang.
  • Bahwa kebaikan justru menjadi suatu yang tidak trendy.
  • Bahwa  kita merasa harus melakukan hal yang sama dengan teman-teman sepermainan.
  • Bahwa mencoba hidup positif akan dibilang Sok-sok an.
  • Bahwa banyak orang yang menyia-nyiakan hidup ini.
  • Bahwa banyak orang yang memiliki kesempatan tapi tidak menggunakan.
  • Bahwa banyak orang yang menganggap dirinya paling benar.
  • Bahwa banyak cewe-cewe yang menyalahkan pria saat diperkosa, padahal mereka yang menggoda.
  • Bahwa banyak anak muda hanya memikirkan senang-senang.
  • Bahwa semua orang ingin ke Jakarta.
  • Bahwa banyak konspirasi-konspirasi yang tersimpan dibalik setiap sudut hidup.
  • Bahwa televisi Indonesia sangat payah.
  • Bahwa masih banyak rakyat Indonesia yang mudah diperdaya media.
  • Bahwa banyak terdengar berita-berita criminal yang memuakkan di berita.
  • Bahwa film-film di Indonesia banyak yang ga bermutu.
  • Bahwa hampir semua band yang di Ekspose media menyanyikan lagu cinta. BANGSAT… gua ga pengen Indonesia jadi melankolis.
  • Bahwa sekarang anak-anak kecil pun menyanyikan lagu cinta.
  • Bahwa televisi tidak berani menampilkan band-band Indie karena takut ga ada yang nonton.
  • bahwa tidak selamanya orang bisa menyukai apa yang ada di diri kita.
  • bahwa gua ga punya kemampuan berkarya yang maksimal, belajar gambar itu susah banget mulainya.. hehe.
  • Bahwa gua tau kalau gua melakukan dosa tapi membiarkan.
  • Bahwa gua ga pernah tau seperti apakah gua di Mata Tuhan.
  • Bahwa gua masih  seorang loser, tidak tegas.
  • Bahwa gua ga terlalu akrab dengan bokap dan adik-kakak gua
  • Bahwa gua sekarang jarang olahraga dan badan jadi letoy.
  • Bahwa bermain plesetan itu sudah tidak jaman
  • bahwa semua orang nganggep gua jayus (i really hate this one.)

Monday, January 11

Classic Weezer in Raditude..



Memang rada telat baru mereview ini sekarang, secara album ini keluar sudah sedari Akhir tahun 2009. Pada bulan November Weezer mengeluarkan album yang ke tujuhnya dengan nama Raditude. Kali pertama saya mendengarkan single pertamanya, If You Wondering If You Want to, saya serasa dibawa ke era-era 2000 awal. Suasana yang sama ketika saya mendengarkan Green Album. Kalian yang rindu dengan Dont Let Go, El Scorcho, atau Buddy holly akan terobati di Album ini. Inilah weezer yang saya suka. berkali-kali saya memutar ulang video klip nya tidak pernah bosan. Beat-beat yang renyah serta lirik yang santai membuat hati bergoyang pelan-pelan.  Saya menyimpulkan Lirik-lirik di Album ini tidak jauh dari masalah cinta, anak muda dan loser life.. :D

Friday, January 8

..

mengalun, melantur, merasakan kesendirian. 
melamun, tidur, menghayati irama-irama kesepian.
menggali, mendalami, meresapi asa dan cerita.

kamu dan segenap asa kemenangan
fatamorgana
ilusi optik7
ilusi optik4
ilusi optik _800533

Thursday, January 7

Orgasme Kehidupan.

 


saya  bersyukur kepada Allah, hidup ini akhirnya mencapai orgasme, banyak mimpi serta harapan yang terpendam muncrat keluar menjadi kenyataan..
Seperti kembang api yang meletup-letup di langit malam, membawa kebahagian dan kemeriahan.


  Saya masih inget benar, awal tahun baru kemarin yang saya tuliskan adalah  keputus asaan, menyalahkan asa, merasa hidup sia-sia, dan hampa. Tapi ternyata perasaan bersalah itu justru memompa semangat  untuk bangkit menyelesaikan semua harapan yang menggantung. Saat itu saya merasa, memang menyalahkan diri itu ada baiknya, tapi kita tidak boleh terlalu larut didalamnya, melankolia bisa meracuni hidup. Saya pun sadar bahwa sebenarnya saya hanya malas memulai malas bergerak dari keadaan yang sudah terlanjur nyaman ini.

Dimulai dengan menjabarkan life plan and thing to do before i die. Lalu saya mulai mendoktrin diri saya bahwa saya tidak mungkin saya tidak punya banyak waktu untuk hidup pun kita tidak tahu kapan kita akan "diangkat" oleh Allah. Saya mulai meyakinkan diri, saya percaya hidup ini sungguh terlalu, terlalu indah, terlalu misterius, terlalu singkat, terlalu sayang kalau dibiarkan sekedar berlalu.

Kabinet Fotokopi Jilid Kawat

Kala itu adalah barusan, tidak lebih dari setengah jam.
“ki, mau kemana?”
“ke tukang fotokopi!, mau ngejilid”
“oh berarti ke tukang jilid yah..”

3 t4 fotokopi saya singgahi,:
“bisa jilid ring kawat ga mas?
“…”si mas geleng-geleng, mungkin dia lagi tahlilan dalam hati

“bisa jilid ring kawat ga mas?”
”mesinnya sih punya, tapi blum biasa.”
“yaudah deh jangan.”

“bisa jilid ring kawat ga mas?”
“harga mesinnya kebeli motor seken mas, mending cari ke tempat lain, ke deket kampus.”

Lalu saya putuskan untuk singgah ditempat terakhir.:
“bisa jilid ring kawat ga mas?”
“bisanya spiral mas.”

Tuesday, January 5

NORA.


           

Akhirnya rasa penasaran saya dengan Novel ini terpenuhi. Setelah berbulan-bulan nunda untuk membeli, akhirnya saya beli juga, kebetulan Gramedia lagi discount 30%, kebetulan juga bukunya dibeliin sama Ortu.
             First Impression buku itu di hati saya ialah covernya itu, gambar seorang perempuan yang dibalut dengan warna-warna pop sehingga berkesan simple. Apalagi ternyata penerbitnya ialah Kompas, dijamin buku ini bagus.
            NORA, begitulah judulnya. Ini adalah perkenalan pertama saya dengan novel Putu Wijaya, yang ternyata dia seorang seniman besar. Sudah banyak menyutradarai film, menulis buku dan cerpen juga menggeluti drama. NORA merupakan buku pertama dari tetralogi dangdutnya. Menceritakan tentang kehidupan sepasang suami istri yang memiliki kehidupan yang sungguh tidak tertebak. Awalnya sih saya mengira Nora ialah tokoh utama sesuai judulnya, tapi setelah dibaca, porsi cerita tokoh Mala, suami Nora, lebih banyak.
           Nora ialah seorang gadis kampong nan lugu yang tinggal persis disebelah tempat Mala mengontrak. Mala ialah seorang pimpinan redaksi suatu majalah berita terkemuka. Mala ialah seorang pemuda yang berilmu tinggi, logika berpikirnya berjalan seperti air mengalir, ia selalu membela kebenaran dan mencari keadilan, ia bermimpi untuk bisa menjadi Pemimpin dunia.
          Tanpa penyebab yang jelas Orangtua Nora meminta Mala untuk menikahi Nora, dengan mengaku bahwa Nora telah dihamili, padahal jelas-jelas Mala dan Nora hampir tidak pernah berinteraksi. Singkat kata pernikahan controversial itupun jadi juga.
          Keabsurdan cerita terus berlanjut, Mala seolah menjadi penopang penuh keluarga Nora, keluarga besar lebih tepatnya, Mala merasa diperdaya oleh keluarga Nora. Nora dijadikan boneka juga sebagai umpan. Suatu ketika, Nora disuruh kawin lagi dengan orang lain, dengan alasan untuk mendapat uang. namun Mala mengiyakan, Mala mencoba masa bodo dengan kelakuan keluarga Nora. Walau begitu, diam-diam Mala menyimpan cinta yang besar kepada Nora.

Sunday, January 3

Kenapa kita harus balas budi.?

"wah si R baik banget yah dia mau ngawinin anak kucing yg terlantar itu."
"iya, keluarganya mesti balas budi tuh suatu saat."

Jadi salah apakah budi sampai dia yg terkena balasanya?.. Kasihan Budi. Dia tidak salah apa.apa.

Padahal Budi ialah anak yang baik. Selalu menjadi panutan dan bunutan anak-anak yang sedang belajar membaca. Budi selalu mengantar Ibunya ke Pasar. Budi selalu pergi ke sekolah. Ayah Budi pun gemar membaca koran.

Jadi, ada apa dengan Budi. apa karena dia "budek sedikit"?, apa karena dia sekarang menjadi merk anduk.? saya rasa tidak.

Budi, Budi. semoga temanmu Andi datang menolong..