Jenaka
Tampilkan postingan dengan label Jenaka. Tampilkan semua postingan

08 Juni 2010

Bagai Ojeg Merindukan Bulan

Hahaha. Entah kenapa saya jadi inget humor satu ini. Humor yang cerdas dilontarkan oleh tukang ojeg kepada seorang calon penumpangnya. Adalah kawan saya bernama Kindi yang beruntung bisa mendengar siaran langsung nya tersebut. Dan untungnya, dia adalah pencerita yang baik dan memang dia senang bercerita. Jadilah saya juga tahu. Kira-kira begini percakapannya:

Ibu-ibu calon penumpang: "Bang ojeg bang ke komplek situ"
abang Ojeg: "Oh ayo"
Ibu-ibu calon penumpang: "3000 ribu yah bang" (saya nggak inget pasti berapa nominalnya)
abang ojeg: "wah, masa segitu bu, 5000 biasanya"
ibu-ibu: "ye itu deket bang, dari sini keliatan"
Abang ojeg: "Ya bu, BULAN juga keliatan bu dari sini" Kali ini tukang ojeg berkata dengan intonasi tinggi sambil menunjuk bulan.


Hahahaha. Saya yakin si Ibu langsung nunduk malu lalu naik ke boncengan si abang dan rela dibawa kemana pun si abang pergi, termasuk ke bulan.

Betapa saya salut dengan spontanitas nan cerdas dari tukang ojeg itu. Betapa saya memang senang mengamati, mendengar kan orang-orang berbicara dan mengambil hal-hal yang unik dari sana.
Lalu kita juga bisa mengambil pelajaran dari dialog itu, tapi nggak usah lah, tar jadi terkesan serius, kan ini niatnya pengen becanda.

27 Maret 2010

Hampir Saja Parkiran Berubah Jadi Penginapan

"Mas/Mbak lain kali kalo parkir paralel jangan di rem tangan ok" Security


itu adalah sepenggal kalimat yang ditulis besar-besar dengan spidol di kertas lecek. Saat itu saya jelas udah melihat kertas  itu ada di kaca depan mobil gua.
sebelum lagi gua yang masih jalan terpincang-pincang disamperin sama bapak-bapak yang keliatan sangat gelisah nelpon-nelponin orang yang ada di phone book nya. Ujuk-ujuk dia bertanya 
"mobil mas yang mana?"
"yang itu, avanza item,"

tanpa banyak basa-basi, dia langsung melangkah cepat.

"ada apa pak?" saat itu gua sebenernya udah bisa nebak alasannya, tapi gua masih nggak percaya.. 
"itu mobil mas direm tangan, saya ga bisa keluar," jawabnya dengan nada tinggi. 
"HAH.. masa...trus bapak udah lama nunggu?"
"hampir saya nginep disini."
"waduh..." 

sambil jalan terpincang-pincang gua langsung ke mobil, sambil pura-pura santai, padahal takut. takut nggak enak sama si bapak itu. karena mobilnya benar-benar terjebak sama mobil gue yang parkir paralel tepat di depannya. Dan saat itu adalah jam 9 malam, entah udah dari kapan dia nungguin pemilik mobil avanza ini. karena gua udah parkir disana dari jam 3 sore.

"kalau parkir di sini hati-hati mas," umpatnya sambil masuk ke mobil. 
"Grrr.."


© blogrr
Maira Gall