taman kunang-kunang
Tampilkan postingan dengan label taman kunang-kunang. Tampilkan semua postingan

11 Agustus 2015

Konsekuensi Menghilang



Ngerasa sendiri nggak punya temen itu pasti terjadi dalam satu waktu hidupmu. Biasanya, kita menyalahkan semesta yang bikin temen-temen kita itu menjauh dari kita. Ay, kawan saya, pada suatu malam, bercerita tentang pengalaman kehilangan teman-temannya.

"Kenapa orang-orang datang dan pergi gini sih?!" suatu kali, Ay mengeluh kepada kawannya.

"Ini bukan soal mereka datang dan pergi, tapi emang lonya aja yang pergi." Bukannya malah mengasihani, kawannya itu malah bikin Ay menelan pertanyaannya itu.

Nah! Persis seperti yang disebut kawannya Ay, ternyata kehilangan teman itu tak melulu menempatkan kita sebagai objek. Pasalnya, seperti pada kasus Ay, kita kerap juga menjadi subjek yang membuat teman-teman kita hilang dari peredaran keseharian kita: dengan menjauhi atau pindah orbit keseharian misalnya.

Keesokan hari setelah cerita itu, hari ini, sayalah yang dibuat menelan kenyataan bahwa saya telah menyebabkan kehilangan. Saya dinyatakan hilang dari peredaran pertemanan taman Kunang-Kunang. Sukri, kawan saya yang menyatakan hal itu. Tadi pagi. 

"Cuma lu doang, Ki, temen gue yang ilang."

© blogrr
Maira Gall