Thursday, July 28

Kucing Dimakan Kota

Pagiku tadi rusak,
Aku menyaksikan langsung kucing tertabrak.
Ingin menyebrang jalan raya,
kucing itu melompat tanpa kuda-kuda.

Baru satu lompatan ia mundur.
Namun nyalinya belum kendur,
Ia menyebrang lagi.
Kali itu berlari, tanpa lihat kanan kiri.
Motor-motor juga berlari kencang,
tanpa lihat atas bawah.

Kucing di kota beda dengan kucing di hutan.

Kucing kota bisa ikut makan daging sapi, kerbau, atau ikan laut.
Kucing hutan mana bisa.
Tapi kucing kota sering digilas bebek.
Kucing hutan mana mungkin.

Kucing hutan dan kucing kota punya permintaan yang sama.
Mereka butuh menteri yang khusus mengurus satwa

Kucing hutan tak ingin diciduk lalu dipaksa bekerja
jadi kucing penghibur keluarga,
Kucing hutan tak ingin juga ketika nyawanya pergi,
jasadnya diawetkan, dipajang di museum negara.

Kucing kota menuntut pemerataan pembagian Kaskin,
Whiskas untuk kucing miskin.
Kucing kota juga ingin memohon pendidikan menyeberang,
agar ketika ada yang nyawanya terusir di jalan, mayatnya yang gepeng nggak jadi tontonan.












Friday, July 8

Maja Nowadays



There are always awesomeness from my home town. I’m still surprise how Maja, village in Lebak, Banten--i assume as a remote area--will be a public town in near future. 

In these past two years, the infrastructur development is so rapid. The train station wasn't proper, now, it’s become huge and neat.  The market in front of it also , so people could easily go by. 


With the commuter line, we can directly go to Tanah Abang from maja. It only take one hour and half trip. Maja become accesible

My Dad now more often go to Maja by  train. From my house in Ciledug, he drive to Jombang Staion, Tangerang Selatan. He parked the car there, and he took the train. 

He enthusiastically told his siblings that facility. That’s why since two years ago, we could experienced  homecoming trip (mudik) like others family, by train. Usually we go by car. Though it only a short trip, it brings a new experiences especially for the kids. 

Last year, we're set a  parking lot in  front yard of Abah(my grandpa)’s house which located only 100 meter from the station. Its helped people who commute daily to Jakarta by train. “The parking lot name should be Maja Maju,” i suggested to my family. 

But now, the parking lot business went down. Since the train station is also set a spacious parking lot with low price. 

There also a news that Lion Air company gonna build an airport in 1.700 Ha area here. But then, The ministry of transportation don’t give their agreement. 

Last, try to “google” Maja. There are numbers of news about a cheap new house sold here. It’s only IDR 100 million for sure. Unfortunately, that’s last year news. Now, the house are sold in around IDR 500 million. Better luck next time, friends.

Monday, July 4

Notifikasi Kentut Stroberi Gila

Seperti Brown yang dicium Conny saat James membanting gelas,
Seperti event credite gratis di LINE

Kamu bagaikan suara kentut yang tiba-tiba datang dan meninggalkan ampas,

"Mana kentutku?" tanyanya
"Ampasmu bau" celetuknya

Bau kentutmu hilang ditelan bau hujan, 
Suara "tut"-nya pun ditiban suara azan, 
Bisa kah kita kentut sekali lagi?

Di ruang gelap itu, di mana kentut kita menjadi satu. Aku merindukannya, sangat merindukannya,

Namun sayang sekali, kentut itu hanyalah kentut biasa, tidak seperti kentut sebelum-sebelumnya,
yang selalu meninggalkan aroma stroberi hangat yang menyelemuti semua orang di seluruh ruangan ini

Di mana kentut-kentut ku yang seperti sebelum-sebelumnya?
Di mana kalian oh, para pengentut menyimpannya?

"Penguntit mengambilnya!" teriak Brown. 

Kepada rumput yang sedang berdansa, Conny mengadu. 
Polisi sudah mencari-carinya hingga ke ujung Bekasi, 
tak satu pun ditemukan penguntit yang menggunakan suara kentut sebagai tone notifikasi.

"Ternyata hanya sebuah notifikasi," James meletakkan gelasnya kembali.

lagi, dilihatnya Brown yang dicium Conny. Kali ini banyak polisi, para pengentut tidak pernah menjadi seorang penguntit. James hanya terbakar api cemburu dan tenggelam dalam khayalan fana. Semua tidak nyata.

Namun tiba-tiba semua hal tidak menjadi khayalan dan fana, kejadian ini benar-benar terjadi,
Suara kentut dan aroma hangat yang menyelimuti para polisi, semakin memeluk erat

"KENTUT INI BEREVOLUSI, TOLONG!!!" Kata salah satu pemilik Pokemon yang badannya diselimuti oleh kentut.

Tak satu pun ada yang menolongnya,
Tak satu pun ada yang membantunya, hingga sekaliber Pokemon pun takut dibuatnya.

Oh, kentut gila. Berhentilah 
Oh, kentut ia. 
Akuilah!

Akuilah semua keampasanmu!
Akuilah semua kebusukanmu!
Akuilah semua
penguntitmu!

Bekerja dengan siapa saja dalam merusak aroma stroberi itu?

---

Puisi ini dibuat secara berantai pada Senin dini hari menjelang sahur oleh gue (28), Fahni (16), Fadel (18), dan Nabyl (17) pada sebuah group chat LINE setelah membaca blognya Mario (15) dan disimak oleh Andara (16) di sela-sela permainan DOTA2nya.