Saya sering bermimpi tentu. Tapi bermimpi yang benar-benar berkesan--entah itu karena buruk, menegangkan, indah atau basah--sehingga membuat saya mencatat mimpi tersebut sebangunnya dari tidur, jumlahnya hanya hitungan jari. Yang paling saya ingat, saya pernah bermimpi saya akan mati dalam hitungan jam. Setelah mimpi itu saya bahkan sampai menset diri untuk siap mati.
Nah, belum lama lalu, saya mengalami mimpi yang tak kalah menegangkannya lagi. Terasa sekali itu nyata. Saya lupa kalau saat itu saya bermimpi.
Begini ceritanya:
Begini ceritanya:
