Saat itu adalah November 2014. Senggaknya ada dua perubahan pada Decky yang saya tangkap. Pertama, Decky jadi rajin solat. Jika biasanya ia selalu bersepatu, saat itu Decky jadi sering bersendal. Agar mudah wudhu jika waktu solat tiba ternyata. Tiap kali Mada, yang lebih dulu jadi rajin solat, turun ke mushola, Decky kerap minta ditunggu. Agar bisa berjamaah
Kedua, Decky yang (sangat) hobi browsing dan menonton film, terutama setelah jam kantor usai--pukul 18.00--jadi sering pulang tenggo. Pokoknya, nggak sampai pukul tujuh, kami sudah mendapat pamit dari Decky. Lepas dari kebiasaan sebelumnya Decky bisa mantengin komputernya sampai batas maksimal waktu ngantor, 21:00.
Tak lama setelah itu, di kantin sebuah SMA, saat kami berdua turut membantu event kantor, Decky bercerita. "Sabtu ini gue lamaran, Ram,"
Pantes, pikir saya tegas.
Tanpa saya banyak tanya, Decky menghamburkan ceritanya. Dia dan Ayu alias Nyoe sudah pacaran lima tahun. Sejak mereka kuliah di Unpad. Nyoe yang anak tunggal, Decky bontot dari tiga bersaudara. "Apa lagi yang ditunggu gitu. Nikah aja,"kata Decky
