Wednesday, May 26

Kita [MASIH] Manusia




Lebih baik terlihat bodoh ketika bertanya ketimbang bodoh selamanya karena tidak bertanya. “Jangan-jangan kita bukan manusia?” Mari berkaca lagi, lihat sungguh-sungguh diri kita dengan hati. Cek ulang sisi-sisi kemanusiaan kita. Mungkin kita sempat diterpa nafsu yang tak terkontrol. Juga kelalaian kita sebagai manusia. Ditambah lagi keacuhan yang sering kita lalukan sehingga kemuliaan kita sebagai manusia perlu dipertanyakan. 

Karena itu, sudah saatnya kita bangun dari kealpaan kita sebagai manusia. Tidak melulu lewat sesuatu muluk-muluk, cukup dengan hal-hal kecil yang dekat dengan kesaharian kita. Mulai sekarang jangan apatis, dan diam. Mari kita saling mengingatkan bahwa“KITA [MASIH] MANUSIA!”








=========

Yeah, ini adalah campaign yang saya kerjakan bersama seorang kawan bernama Andra. Didedikasikan dalam rangka memperebutkan gelar juara di ajang kreatif periklanan tahun kemarin. Tapi sayang masih banyak kawan-kawan lain yang lebih hebat gerakannya, jadilah kami tidak bisa lolos. Tapi tidak menang itu bukan berarti kalah. Toh kita dapat banyak pengalaman, punya karya-karya baru. :D

Kami lebih tepatnya saya sadar kalo masih banyak kekurangan di dalam PSA di atas. Mungkin dari segi pemikiran, copy yang kurang mengena, visualisasi yang aneh atau apa pun.   

Ini saya posting di blog untuk sekedar mendokumentasikan, menceritakan kepada kalian yang anonim, serta karena emang saya tiba-tiba teringat masa-masa itu, masa-masa pembuatan karya ini. Siapa tahu bisa merangsang saya untuk selalu ingin berkarya lagi. 

4 comments:

Mutia said...

ini keren ram

terlalurisky said...

hihihi. massa sih, semoga pesannya kena. hehe

erry f muharrom said...

keren nyet eh keren mas kekek

terlalurisky said...

jiahh, hahahah

Post a Comment