Hari ini, 29 April, tahun lalu, saya sukses melewati sidang skripsi. Momen itu pun sekaligus menandakan bahwa skripsi menjadi buku pertama saya. Nah, di tanggal yang sama tahun ini, saya tertantang untuk mengulang kebahagian yang sama itu. Saya ingin menghadiahi diri saya. Saya mau nekat menerbitkan lagi sebuah buku.
Tidak Sengaja Tapi Terrencana adalah kumpulan foto-foto yang saya karyakan. Isinya ya adalah foto-foto dokumentasi keseharian. Dari keseharian yang penuh dengan ketidaksengajaan ini saya merencanakan sebuah cerita, bisa jadi berupa drama, humor, atau sekedar permainan-permainan estetika yang tersaji.
