Saturday, March 20

Music for Life: Dashboard Confessions


mungkin karena udah lama nggak dengerin lagu DC, gua jadi suka lagi lagunya. Ini salah satu singlenya. Walau gua nggak begitu tau makna sebenernya tapi ada kutipan lirik yang gua suka.

"Don’t turn away
Dry your eyes, dry your eyes
Don’t be afraid
Keep it all inside, all inside
When you fall apart
Dry your eyes, dry your eyes
Life is always hard"

Iya, hidup emang berat. Masa iya mau enaknya aja. kita, manusia kan selalu nuntut keadilan. Begitu nya kehidupan, antara musibah dan berkah itu pasti seimbang.  

kita berani menghadapi kebahagian dalam keseharian, begitunya musibah, kita juga harus berani dan harus bisa bertahan.




A Plain Morning



lagu ini selalu mengingatkan gua pada temen gua Pungkas  yang meninggal di gunung McKinley, Alaska  saat lagi bergabung dalam ekspedisi pendaki gunung. Dia kesana ngebawa nama Indonesia pren. Dia meninggal dalam perjalanan turun dari puncak. Udah sangat dekat dengan tujuan. mengharukan. 

It's colder than it ought to be in March
and I still got a day or two ahead of me
till I'll be heading home,
into your arms again.
And the people here are asking after you.
It doesn't make it easier. (easier)
It doesn't make it easier to be away.(to be away)

I'd like to hire a plane.(a plane)

I'd see you in the morning, (morning)
when the day is fresh.
I'm coming home again. (I'm coming home again)
Coming home again. (again)
Coming home again. (again)
When the day is fresh,
I'm coming home again.(I'm coming home again)

Coba dengar dan resapi lagu ini saat kalian berada jauh dari kekasih, terpisah laut dan negara deh. Saat lagi kangen-kangenya terkadang kita pengen pulang apapun yang terjadi. kalau bisa nyewa pesawat deh untuk bisa terbang ke rangkulannya. hahaha.


No comments:

Post a Comment